Gerakan Hejo Serahkan Kukang Jawa ke BKSDA Jabar, Eka Santosa:’Hidup di Hutan Alam Santosa’

HOME ALUMNI NEWS GERAKAN HEJO SERAHKAN KUKANG JAWA KE BKSDA JABAR, EKA SANTOSA:’HIDUP DI HUTAN ALAM SANTOSA’

Gerakan Hejo Serahkan Kukang Jawa ke BKSDA Jabar, Eka Santosa:’Hidup di Hutan Alam Santosa’

  • 24 Januari 2020
  • dev
  • 110

Berlokasi di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa di Pasir Impun, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, pada Sabtu, 22 Juni 2019 telah berlangsung penyerahan seekor hewan yang termasuk dilinduungi Kukang Jawa  (Nycticebus javanicus) ke petugas dari BKSDA Jabar.
 
“Terima kasih kepada segenap jajaran pengurus di Gerakan Hejo atas prakarsa mengembalikan Kukang Jawa ke habitatnya. Hewan ini memang sudah termasuk dilindungi. Ini akan kami lepas liarkan setelah diamati beberapa saat di tempat kami,” jelas Toni Setiana, Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Jabar yang yakin di Alam Santosa masih ada beberapa Kukang Jawa lainnya.

Sabtu pagi itu bertindak yang menyerahkan hewan Kukang Jawa yang diduga ‘nyasar’ empat hari lalu ke hutan Alam Santosa seluas 3 hektar lebih yang kini sudah cukup lebat sejak ditanam pada era tahun 2000-an, adalah Eka Santosa selaku Ketua Umum DPP Gerakan Hejo.
 
“Memang sejak hutan Alam Santosa tumbuh dalam beberapa tahun belakangan ini, seiring itu aneka burung liar pun sudah bersarang. Bahkan, ada elang hitam yang selalu kami lihat. Begitu pun luwak pernah kami temukan beberapa ekor anaknya. Setelah dibesarkan, lalu kami lepas-liarkan di daerah ini,” jelas Eka.
 
Habitat Hutan ‘Alam Santosa’
 
Temuan Kukang Jawa di hutan Alam Santosa, menurut Toni Setiana sejak ia melihat Kukang Jawa ini diduga berasal dari habitatnya di daerah Bandung Utara ini.
 
 “Unsur reaksi keliaran dari Kukang Jawa yang masih berusia remaja ini masih tampak kuat. Saya pastikan hewan ini berasal dari daerah sini (Pasir Impun). Tentu ia akan senang tinggal di hutan Alam Santosa yang rimbun ini,” jelas Toni Setiana yang menydari bila dilepasliarkan di area hutam Alam Santosa – “Akan rawan oleh gangguan tangan-tangan jahil. Mengingat, keberadaan Kukang Jawa ini dalam kesehariannya memang bergerak sangat lamban.”
 
Diperoleh informasi, sebelumnya EKa Santosa dan jajaran Gerakan Hejo telah memberitahu penduduk di sekitar hutan Alam Santosa,maksudnya bersediakah turut memelihara Kukang Jawa ini seperti kehidupannya di alam bebas?
 
“Ternyata, para tokoh masyarakat setempat belum bersedia menghadapi tantangan ini. Malahan bersetuju untuk diserahkan sajake BKSDA Jabar. Tadinya, akan kita coba untuk ‘hidup berdampingan’ dengan hewan ini, “ kata Eka Santosa yang menyatakan bersedia lahan hutan Alam Santosa dipakai oleh BKSDA Jabar untuk kepentingan study penyesuaian beberapa hewan langka atau yang dilindungi sebelum dilepasliarkan. (HS/SA)

COMMENTS